Masuwiek's Blog

“First they ignore you, then they laugh at you, then they fight you, then you win. ” (Mahatma Gandhi)


Mengembalikan Jati Diri Bangsa dgn Pandangan Hidup Pancasila

Mengembalikan jati diri bangsa berarti paham akan falsafah bangsa Indonesia yg tumbuh dan berkembang bersama dengan berkembangnya bangsa ini. Dimana manusia dalam melaksanakan kehidupannya akan dihadapi oleh nilai-nilai luhur yg dianutnya sebagai pandangan hidup.Nilai-nilai luhur merupakan tolok ukur kebaikan yg berkenaan dengan sifat-sifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia itu yg terdiri dari cita-cita dan tujuan yg hendak dicapai. Pandangan hidup sebagai kerangka acuan yg mendasar dalam hubungannya dengan kehidupan pribadi maupun kehidupan masyarakat dan alam sekitarnya. Pandangan hidup juga merupakan landasan dalam menata lembaga yg penting bagi kehidupan.

mengembalikan jati diri bangsa

Dengan pandangan hidup bangsa yg jelas, suatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman mengenal dan memecahkan masalah politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum dan hankam, yg timbul dalam gerakan masyarakat yg semakin maju. Dengan pedoman pada pandangan hidup itu pula, suatu bangsa akan membangun dirinya.
Dalam pandangan hidup bangsa terkandung dasar mengenai kehidupan yg dicita-citakan, terkandung dasar pikiran terdalam, dan gagasan mengenai wujud kehidupan yg dapat mengembalikan jati diri bangsa. Pandangan hidup bangsa adalah kristalisasi dan instutisionalisasi dari nilai-nilai yg dimiliki, yg diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya. Karena itulah dalam melaksanakan pembangunan nasional suatu bangsa tidak dapat begitu saja mencontoh atau meniru model yg dilakukan oleh bangsa lain, tanpa menyesuaikan dengan pandangan hidup dan jati diri bangsa itu sendiri. Karena itulah, pandangan hidup suatu bangsa merupakan hal yg sangat asasi bagi kekukuhan dan kelestarian.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia sering disebut Way of Life, dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari. Dengan kata lain Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk arah kehidupan segala bidang. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa memperoleh dukungan rakyat Indonesia karena sila-silanya, secara keseluruhan, merupakan intisari dari nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yg amat majemuk. Oleh karena itulah, negara kesatuan Republik Indonesia mencantumkan semboyan Bhineka Tunggal Ika pada lambang negara. Persatuan dan kesatuan tidak boleh mematikan keanekaragaman, dan kemajemukan tidak boleh menjadi faktor pemecah belah, tetapi malah harus menjadi sumber daya yg kaya untuk memajukan persatuan dan kesatuan itu.

Pancasila memberikan corak yg khas kepada kebudayaan bangsa Indonesia yg merupakan jati diri bangsa. Karena itu, ia tidak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas yg membedakan bangsa Indonesia dari bangsa lain. Terdapat kemungkinan bahwa tiap-tiap sila secara terlepas dari yg lain bersifat universal, yg juga dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia ini. Akan tetapi, kelima sila yg merupakan satu kesatuan yg tidak terpisah-pisah itulah yg menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Itulah yg kita sebut jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia atau lebih konkret disebut jati diri bangsa Indonesia. Dan kita sebagai warna negara Indonesia wajib untuk mengembalikan jati diri bangsa ini seutuhnya..




14 Comments »


  1. Mengembalikan jati diri bangsa says; 4 September 2009 @ 7:47 am

    saya percaya bila seluruh warga bangsa ini mampu menjalankan dan mengamalkan pancasila dan uud’45, maka kita bisa mengembalikan jati diri bangsa.
    salam sukses kang.thanks atas kunjungannya keblog gurem


  2. Bellar says; 6 September 2009 @ 2:54 am

    Eforia reformasi memang membuat Pancasila terlupakan oleh sekian banyak masyarakat Indonesia. Bagi saya, menempatkan Pancasila sebagai pedoman hidup bernegara bukan berarti memujanya, namun menjadikannya alat yang memang tepat untuk mendasari hubungan antar warga negara di negara kita yang majemuk ini.


  3. Cahbagus says; 8 September 2009 @ 2:50 pm

    mudah2an masyarakat kita mulai sadar diri, berbenah,membangun dan memajukan bangsa ini demi kejayaan negara tercinta. lanjutkan Misi Mengembalikan jati diri bangsa


  4. Blogger jalan says; 9 September 2009 @ 11:49 am

    Artikelnya anda menarik. Saya share ya disini :
    http://blogsmada.com/djian/link/51


  5. vikhi says; 10 September 2009 @ 3:30 am

    sukses buat optimasinya bos….
    salam hangat sesama pejuang :D


  6. djarwo says; 10 September 2009 @ 2:26 pm

    ideologinya lurus ga yah???setau gw sih, pancasila adalah ideologi buatan manusia,,,


  7. bayunature says; 11 September 2009 @ 2:58 pm

    masyarakat kan melihat para pemimpinnya, diatas nya dulu yg harus jujur. kelihatannya masih ceremonial ..


  8. Ica says; 11 September 2009 @ 3:11 pm

    Kalu bukan kita warga negara bangsa,siapa lagi yang akan mengembalikan jati diri bangsa?


  9. brekele says; 11 September 2009 @ 10:25 pm

    Pancasila sudah seyogyanya tertanam dalam sanubari kita, harus kita jaga dan kita pertahankan sampai kapan pun, tetunya kita aplikasikan dalam setiap nafas kehidupan kita agar jati diri bangsa kembali lagi…

    http://www.brekele-bisikanhati.blogspot.com


  10. brekele says; 11 September 2009 @ 10:27 pm

    nice articel …. merdeka ….


  11. Dian says; 12 September 2009 @ 5:53 am

    yeah


  12. made gelgel says; 12 September 2009 @ 7:28 pm

    sukses ya mas kontesnya :)


  13. blogserba says; 15 September 2009 @ 10:58 pm

    Great Post, Sob !!!
    Sungguh jiwa patriotist seperti ini memang senantiasa harus dijaga dan dirawat agar tetap memiliki jati diri sebagai bangsa yang merdeka


  14. Khairuddin says; 21 September 2009 @ 8:29 pm

    Andai jemari tak sempat berjabat,
    Andai raga tak dapta bertatap
    Seiring beduk yg menggema,
    Seruan takbir yg berkumandang
    Ku haturkan salam menyambut Hari Raya Idul Fitri,
    Jika ada kata serta khilafku,
    membekas lara mohon dimaafkan.

    Khay Mengucapkan :

    SELAMAT IDUL FITRI 1 Syawal 1430 H
    Minal Adin Wal Faidzin
    Mohon Maaf Lahir & Bathin



RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

  

Tentang Penghuni

MASUWIEK. Dwi Setyawan, Uwiek. Menginjakan kaki di Bekasi sebagai seorang mahasiswa. Utak-atik Blog hanya pengisi waktu selagi sempat dan punya hasrat.


Sudut Jogja

Yogyakarta / Jogja

Katalog Wisata Jogja / Yogyakarta

Cuap-cuap


Jumlah Pengunjung


Ensiklonesia


Bertukar Link

Bila Anda ingin bertukar link dengan Masuwiek.Blogsome.com, boleh menggunakan kode HTML di bawah ini.


Tampilan:
Masuwiek.Blogsome.com

ATAU


Tampilan:
Masuwiek